
Sumenep — LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat) Universitas Annuqayah menyelenggarakan Klinik Proposal Penelitian Hibah Litapdimas Diktis Kementerian Agama Tahun 2026, Senin (19/1/2026), bertempat di Aula KH Abdul Basith AS, Universitas Annuqayah. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan diikuti oleh dosen dari berbagai program studi. Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Ulya Fikriyati, M.Ag., Reviewer Litapdimas sekaligus Dosen Universitas Annuqayah, sebagai fasilitator utama. Klinik proposal ini bertujuan memberikan pendampingan intensif kepada dosen dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas dan sesuai dengan standar penilaian Hibah Litapdimas.
Ketua LP2M Universitas Annuqayah, Dr. Paisun, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam memperkuat kapasitas riset dosen. Ia menegaskan pentingnya menyusun proposal penelitian secara sistematis dan berkualitas agar memperoleh penilaian optimal dari reviewer.
“LP2M memfasilitasi kegiatan ini sebagai upaya pendampingan dan penguatan kualitas proposal dosen. Tahun ini terdapat delapan tema penelitian yang dapat diangkat, dan kami menargetkan sedikitnya 20 proposal dosen Universitas Annuqayah dapat lolos Hibah Litapdimas 2026,” ujarnya. Lebih lanjut, Dr. Paisun berharap semakin banyak dosen yang mengajukan proposal, sehingga peluang untuk memperoleh pendanaan penelitian juga semakin besar. Menurutnya, mutu proposal menjadi kunci utama agar penelitian yang diajukan bersifat unggul, berdampak, dan berdaya saing nasional.
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Annuqayah, Dr. K.H. Ach. Maimun, M.Ag., dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan penelitian sebagai budaya akademik dosen. Ia mendorong seluruh dosen untuk aktif melakukan penelitian secara berkelanjutan.
“Idealnya setiap dosen melakukan penelitian minimal satu kali setiap semester, sehingga dalam satu tahun dapat menghasilkan dua artikel ilmiah. Meneliti dan menulis adalah cara terbaik untuk meningkatkan kualitas keilmuan kita sebagai dosen,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa hibah internal universitas disiapkan sebagai ruang pembinaan bagi dosen yang belum berhasil lolos Hibah Litapdimas. Melalui skema tersebut, penelitian dan penulisan ilmiah diharapkan menjadi kultur akademik yang mengakar di lingkungan Universitas Annuqayah.
Klinik Proposal Penelitian ini menjadi salah satu program prioritas Universitas Annuqayah dalam memperkuat kompetensi dosen di bidang riset. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dosen Universitas Annuqayah.